29 December 2025
Saat ini, perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat brand tidak bisa lagi hanya mengandalkan strategi pemasaran tradisional. Mereka perlu memahami bahwa digital marketing communication adalah salah satu komponen krusial yang berperan besar dalam menentukan seberapa efektif komunikasi brand tersampaikan kepada audiens yang mereka bidik.
Di berbagai platform digital, kamu pasti sering menemukan iklan, kampanye interaktif, atau konten yang dibagikan brand melalui media sosial, email, hingga website.
Seluruh aktivitas tersebut merupakan bagian dari penerapan digital marketing communication adalah cara brand mengomunikasikan pesan, nilai, dan penawarannya kepada konsumen di ruang digital secara lebih terarah dan konsisten.
Pemahaman yang mendalam tentang digital marketing communication adalah membuat kamu mengerti bagaimana pemanfaatan kanal digital dapat membuka peluang lebih luas untuk membangun hubungan jangka panjang antara brand dan pelanggan.
Pendekatan ini juga mengubah cara komunikasi pemasaran dilakukan secara menyeluruh, dari yang sebelumnya serba offline menjadi strategi yang lebih modern, terukur, dan relevan dengan perilaku konsumen masa kini.
Apa Itu Digital Marketing Communication
Secara umum, digital marketing communication dapat dipahami sebagai serangkaian aktivitas komunikasi yang menghubungkan brand dengan konsumennya melalui berbagai kanal dan media berbasis digital.
Tujuannya adalah memastikan pesan pemasaran, informasi produk, maupun nilai yang dipegang brand dapat tersampaikan secara terarah kepada audiens yang aktif di internet serta platform digital lain, dengan pendekatan yang terencana dan konsisten.
Pada praktiknya, digital marketing communication berperan sebagai perangkat strategis yang membantu bisnis mencapai banyak sasaran, mulai dari membangun citra dan eksposur brand, menarik minat calon pelanggan yang tepat, sampai mendorong mereka melakukan tindakan tertentu seperti mengisi formulir, mencoba layanan, atau melakukan pembelian.
Berbagai kanal seperti email marketing, media sosial, website, hingga iklan berbayar di platform digital menjadi bagian penting dari implementasi digital marketing communication yang saling mendukung satu sama lain dalam sebuah strategi terpadu.
Pengertian Menurut Ahli & Literatur Akademik
Berbagai kajian ilmiah menyebut digital marketing communication sebagai proses komunikasi yang berlangsung melalui media elektronik atau digital antara bisnis dan konsumennya untuk saling berbagi informasi. Penjelasan ini menyoroti pentingnya hubungan dua arah dalam komunikasi digital yang kini semakin krusial di tengah perkembangan era serba online.
Di sisi lain, literatur akademik juga menggambarkan digital marketing communication adalah seperangkat strategi komunikasi pemasaran berbasis digital yang memanfaatkan beragam saluran online.
Mulai dari SEO, content marketing, media sosial, email, hingga pemanfaatan data dan analitik untuk meningkatkan keterlibatan audiens sekaligus mendukung tercapainya tujuan pemasaran.
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan mampu membangun hubungan yang jauh lebih interaktif dan dinamis dengan audiens, melampaui batasan yang biasanya dimiliki oleh metode pemasaran tradisional.
Bagaimana Digital Mengubah Cara Brand Berkomunikasi
Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam cara brand melakukan komunikasi dengan audiensnya. Pada masa lalu, aktivitas pemasaran banyak bergantung pada media offline seperti brosur, iklan TV, atau siaran radio untuk menyampaikan pesan.
Saat ini, digital marketing communication adalah metode yang memungkinkan brand menjangkau target audiensnya secara lebih efektif melalui internet dan berbagai platform digital lainnya.
Selain itu, ruang digital membuat proses komunikasi menjadi jauh lebih interaktif karena konsumen dapat memberikan tanggapan secara langsung melalui komentar, pesan, maupun ulasan.
Kondisi ini menciptakan hubungan yang lebih dinamis dan mempererat koneksi antara brand dan pelanggan. Brand kini tidak hanya berbicara satu arah, tetapi juga menerima dan merespons umpan balik dari audiens secara real time.
Perbedaan Digital Marketing Communication dengan Digital Marketing Biasa

Dalam lanskap pemasaran digital saat ini, istilah digital marketing communication adalah elemen yang berhubungan langsung dengan pesan serta cara penyampaiannya kepada audiens dalam seluruh aktivitas pemasaran berbasis digital.
Walaupun sering disamakan, digital marketing communication adalah konsep yang memiliki fokus berbeda dari digital marketing secara keseluruhan, karena digital marketing lebih mengacu pada strategi pemasaran lengkap yang memanfaatkan teknologi digital secara menyeluruh.
Mengetahui perbedaan keduanya sangat penting agar kamu tidak salah langkah ketika menyusun strategi pemasaran maupun merancang komunikasi brand.
Ruang Lingkup Komunikasi vs Ruang Lingkup Strategi Pemasaran
Digital marketing communication menitikberatkan pada bagaimana pesan disusun, dikelola, dan disampaikan melalui saluran digital seperti media sosial, email marketing, blog, atau konten multimedia supaya audiens memahami pesan brand secara jelas dan tepat sasaran.
Fokus utamanya adalah proses komunikasi antara brand dan audiens, bukan sekedar mempromosikan produk atau jasa. Komunikasi digital ini juga mencakup interaksi dua arah yang memungkinkan audiens memberikan respons langsung.
Sedangkan digital marketing adalah istilah yang lebih luas yang mencakup seluruh strategi pemasaran digital yang meliputi analisis pasar, segmentasi audiens, perencanaan campaign, eksekusi taktik pemasaran, serta pengukuran hasil dari aktivitas tersebut.
Strategi pemasaran digital tidak hanya soal pesan tapi juga bagaimana mencapai tujuan seperti peningkatan penjualan atau awareness melalui serangkaian saluran digital secara terintegrasi.
Fokus Pada Penyampaian Pesan vs Fokus Pada Aktivitas Promosi
Dalam digital marketing communication, yang menjadi titik perhatian utama adalah cara penyampaian pesan brand agar dapat dimengerti oleh audiens yang dituju.
Komunikasi ini berperan dalam menciptakan hubungan kuat antara brand dan audiens melalui pesan yang relevan, menarik, serta terarah menggunakan saluran digital yang sesuai dengan karakter audiens. Hal ini terlihat pada pemilihan kata, media yang tepat, serta struktur pesan yang efektif.
Sementara digital marketing fokusnya lebih luas pada seluruh aktivitas promosi dan pemasaran produk atau layanan brand melalui saluran digital. Aktivitas ini mencakup pembuatan konten promosi, iklan berbayar, optimasi mesin pencari (SEO), social media marketing, sampai analitik performa.
Tujuan utamanya bukan hanya menyampaikan pesan, tetapi juga menghasilkan hasil seperti peningkatan leads, konversi, dan ROI pemasaran.
Contoh Kasus Perbedaan di Dunia Bisnis
Misalnya sebuah perusahaan e-commerce yang melakukan kampanye melalui email untuk memperkenalkan promo musiman. Jika fokusnya pada bagaimana pesan tentang promo itu tersampaikan secara jelas, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan interaksi dengan pelanggan, maka itulah contoh aktivitas digital marketing communication.
Pemilihan kata email, segmentasi audiens berdasarkan preferensi, serta waktu pengiriman adalah bagian dari strategi komunikasi itu sendiri.
Di sisi lain, jika perusahaan itu menjalankan kampanye pemasaran yang mencakup penggunaan iklan berbayar di Google Ads, konten blog SEO, posting media sosial dan program affiliasi untuk mencapai target penjualan tertentu, itu merupakan contoh kegiatan digital marketing yang lebih luas.
Aktivitas-aktivitas tersebut mencakup seluruh elemen strategi pemasaran untuk mencapai tujuan bisnis, bukan hanya penyampaian pesan saja.
Komponen Utama dalam Digital Marketing Communication
Agar dapat memahami bahwa digital marketing communication adalah bagian penting dalam strategi pemasaran digital, kamu perlu mengetahui elemen-elemen utama yang membuat proses komunikasi tersebut berjalan efektif. Setiap komponen berfungsi sebagai fondasi yang membentuk komunikasi brand yang relevan, kuat, dan tepat sasaran melalui berbagai kanal digital.
Dengan mengenali komponen ini, kamu akan lebih mudah menyusun strategi komunikasi yang mampu menciptakan hubungan positif antara brand dan konsumen di lingkungan digital.
Komponen inti dalam digital marketing communication bukan hanya soal memilih kanal digital yang tepat, tetapi juga meliputi pemahaman mengenai siapa audiens yang dituju, pesan apa yang ingin disampaikan, serta bagaimana pesan tersebut diolah agar dapat memberikan pengaruh yang positif kepada penerimanya.
Ketiga elemen ini saling terhubung dan menjadi dasar terbentuknya komunikasi digital yang efektif dan memiliki dampak nyata.
Media Digital yang Digunakan
Salah satu komponen penting dari digital marketing communication adalah penggunaan media digital sebagai kanal penyampaian pesan brand kepada audiens.
Media digital sendiri mencakup beragam platform seperti situs web, media sosial, email, iklan digital, sampai mesin pencari, yang memungkinkan pesan brand tersebar secara luas dan terukur. Tiap media punya karakter unik yang bisa kamu pilih berdasarkan tujuan kampanye dan audiens target.
Contoh model media yang sering digunakan dalam pemasaran digital adalah PESO model yang membagi media menjadi Paid (berbayar), Earned (hasil dibagikan pihak lain tanpa bayaran), Shared (dibagikan oleh audiens), dan Owned (dimiliki oleh brand sendiri seperti website atau blog).
Dengan memahami jenis media ini, kamu bisa memilih saluran yang paling efektif untuk menyampaikan pesan komunikasi kamu di ruang digital.
Target dan Segmentasi Audiens
Komponen lain yang krusial dalam digital marketing communication adalah memahami target audiens dan melakukan segmentasi dengan baik.
Kamu perlu menentukan siapa yang paling relevan menerima pesan brand berdasarkan karakteristik seperti usia, lokasi, perilaku, minat, sampai kebutuhan mereka. Segmentasi ini akan membuat pesan kamu lebih tepat sasaran dan lebih efektif dalam menciptakan keterlibatan audiens.
Dengan segmentasi yang tepat, pesan yang kamu buat bisa disesuaikan supaya relevan untuk setiap kelompok audiens. Misalnya, konten untuk audiens remaja tentu akan berbeda gaya bahasanya dengan konten untuk profesional di usia matang.
Ini membuat proses digital marketing communication jadi lebih personal, meningkatkan kemungkinan audiens merespon pesan yang kamu sampaikan.
Konten sebagai Elemen Komunikasi
Konten adalah bagian inti dari digital marketing communication adalah proses menciptakan pesan yang akan diterima audiens. Konten ini bisa berupa artikel blog, video, gambar, infografis, atau bahkan podcast yang dirancang supaya audiens bisa memahami brand dan terlibat secara emosional maupun rasional.
Konten yang relevan dan berkualitas tinggi akan membantu brand kamu membangun hubungan jangka panjang serta memperkuat kredibilitas di mata audiens.
Tidak hanya soal menarik perhatian, konten dalam konteks komunikasi digital juga harus memberikan nilai atau informasi yang berguna bagi audiens.
Konten yang tepat tidak hanya membuat audiens tertarik, tetapi juga mampu mendorong mereka melakukan aksi tertentu seperti berbagi pesan, mengunjungi situs web, atau bahkan melakukan pembelian. Ini membuat konten menjadi elemen komunikasi yang sangat penting dalam digital marketing communication.
Tujuan Digital Marketing Communication
Ketika kamu memahami bahwa digital marketing communication adalah cara brand berkomunikasi melalui media digital, kamu juga perlu mengetahui apa saja tujuan utama dari proses komunikasi tersebut. Tujuan-tujuan ini menjadi fondasi penting dalam merancang kampanye atau aktivitas komunikasi karena akan menentukan hasil yang ingin dicapai.
Setiap tujuan dirancang untuk mendukung proses penyampaian pesan agar komunikasi brand tidak hanya terdengar, tetapi juga mampu mencapai sasaran tertentu secara efektif. Beberapa tujuan digital marketing communication antara lain yaitu:
Membangun Brand Awareness
Salah satu tujuan utama dari digital marketing communication adalah membantu brand jadi lebih dikenal oleh audiens luas di ruang digital.
Brand awareness berarti audiens bisa mengenali dan mengingat sebuah brand ketika mereka membutuhkan produk atau layanan terkait kategori tersebut. Peningkatan brand awareness menjadi langkah awal yang penting sebelum audiens melakukan keputusan lebih lanjut terhadap brand kamu.
Cara ini dilakukan lewat pembuatan pesan yang konsisten di saluran digital seperti media sosial, blog, iklan online, atau email sehingga semakin sering audiens melihat pesan brand kamu, semakin kuat pula pengenalan mereka terhadap brand.
Aktivitas ini juga membantu kamu menempatkan brand di “top-of-mind” audiens, yaitu ketika brand kamu menjadi yang pertama mereka ingat saat memikirkan kategori produk tertentu.
Meningkatkan Engagement & Interaksi Audiens
Tujuan lain dari digital marketing communication adalah supaya audiens tidak hanya melihat pesan, tetapi juga terlibat secara aktif.
Engagement atau interaksi ini bisa berupa komentar, like, share, tanggapan pesan, atau respons lain yang menunjukkan keterlibatan audiens terhadap konten kamu. Meningkatkan engagement berarti audiens merasa pesan itu relevan dan layak untuk mereka respons atau diskusikan.
Keterlibatan audiens yang tinggi adalah sinyal penting bagi brand karena menunjukkan adanya hubungan dua arah antara brand dan audiens. Hal ini dapat memperkuat kedekatan emosional antara audiens dan brand serta membantu kamu memahami kebutuhan audiens lebih baik melalui feedback yang mereka berikan secara langsung lewat saluran digital.
Mengarahkan Audiens ke Tindakan (CTA)
Salah satu tujuan praktis dari digital marketing communication adalah mendorong audiens melakukan aksi spesifik yang diinginkan brand, misalnya mengunjungi situs web, mengisi formulir, membeli produk, atau mendaftar newsletter. Aksi ini biasanya dilakukan melalui call-to-action (CTA), yaitu pesan yang dirancang untuk mengajak audiens bertindak sekarang juga.
CTA merupakan bagian penting dalam komunikasi karena membantu kamu mengarahkan audiens dari sekadar mengetahui pesan ke langkah yang lebih konkret.
Misalnya tombol “Klik untuk beli sekarang”, “Unduh e-book gratis”, atau “Daftar event” adalah contoh CTA yang mendorong respons cepat dari audiens. Pemilihan CTA yang tepat bisa meningkatkan efektivitas kampanye komunikasi digital yang kamu jalankan.
Meningkatkan Loyalitas & Kepercayaan Konsumen
Selain mencapai audiens baru atau mendorong mereka bertindak, digital marketing communication adalah tools penting untuk memperkuat hubungan jangka panjang antara brand dan konsumen yang sudah ada.
Komunikasi yang konsisten, relevan, dan responsif membantu audiens merasa dihargai dan dipahami, sehingga mereka menjadi lebih loyal terhadap brand kamu.
Saat audiens merasa komunikasi brand memenuhi harapan mereka, kepercayaan terbentuk secara natural dan mereka cenderung tetap memilih brand kamu dibanding kompetitor.
Loyalitas ini diukur melalui perilaku konsumen yang kembali membeli, merekomendasikan brand kamu kepada orang lain, atau memberikan testimoni positif di platform digital.
Saluran Digital Marketing Communication
Untuk mengetahui bagaimana digital marketing communication adalah bagian penting dari strategi pemasaran modern, kamu juga perlu tahu saluran digital apa saja yang biasa digunakan untuk menyampaikan pesan brand ke audiens.
Saluran ini bukan sekedar media biasa, tetapi tools strategis yang menghubungkan brand dengan konsumen melalui internet dan teknologi digital. Setiap saluran punya peran penting dalam menciptakan hubungan yang relevan antara brand kamu dan target pasar di ruang digital.
Saluran digital tersebut bekerja sebagai jembatan komunikasi antara brand dan audiens, membantu menyampaikan pesan, memperkuat keterlibatan, serta mendorong respons yang diharapkan.
Pemilihan saluran yang tepat akan membuat kampanye komunikasimu lebih efektif, karena setiap media memberikan pengalaman berbeda bagi audiens. Berikut ini adalah beberapa saluran utama yang sering dipakai dalam digital marketing communication.
Website & Blog sebagai Pusat Informasi
Website dan blog menjadi saluran digital marketing communication yang fundamental karena keduanya berfungsi sebagai rumah utama brand di internet. Website mampu memberi pengunjung informasi lengkap tentang brand kamu, produk, dan layanan secara terstruktur serta mudah diakses kapan pun oleh audiens.
Blog yang terintegrasi di dalam website juga membantu menyampaikan konten yang informatif, edukatif, atau inspiratif, yang bisa menjawab kebutuhan audiens.
Keunggulan saluran ini adalah kemampuannya menciptakan kredibilitas dan meningkatkan visibilitas brand. Konten blog yang dioptimasi pencarian juga membantu brand muncul di hasil mesin pencari saat audiens mencari jawaban tertentu, sehingga website dan blog menjadi pusat komunikasi yang strategis untuk menyampaikan pesan yang kamu ingin audiens tahu.
Media Sosial untuk Komunikasi Dua Arah
Salah satu saluran komunikasi digital yang sering dipakai dalam digital marketing communication adalah media sosial.
Platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, LinkedIn, atau Twitter memberi ruang bagi brand menyampaikan pesan secara visual maupun tekstual sekaligus menerima respon dari audiens secara langsung. Interaksi dua arah ini membuat media sosial menjadi tools komunikasi yang sangat hidup dan responsif.
Melalui saluran ini, brand bisa berbagi konten, memantau percakapan audiens tentang brand, dan menanggapi feedback secara real time. Media sosial juga sering dipakai untuk mendukung kampanye berbayar (paid ads), komunitas online, serta aktivitas pemasaran lainnya yang memperkuat hubungan antara brand dan pelanggan.
Email & Paid Ads sebagai Direct Communication Channels
Email marketing menjadi saluran digital marketing communication yang kuat karena pesan dikirim langsung ke kotak masuk audiens secara personal. Email bisa dipakai untuk newsletter, penawaran khusus, atau pengumuman terbaru dari brand kamu. Saluran ini efektif untuk komunikasi yang lebih personal dan relevan kepada audiens yang sudah tertarik dengan brand.
Selain itu, paid ads atau iklan berbayar seperti iklan di mesin pencari (SEM) maupun media sosial juga menjadi saluran yang penting. Iklan berbayar memungkinkan brand muncul di hadapan audiens yang relevan berdasarkan minat, perilaku, atau pencarian mereka di internet.
Hal ini membuat pesan brand cepat tersampaikan dan berpotensi mendorong tindakan dari audiens, seperti klik, kunjungan situs, atau pembelian.
Manfaat Digital Marketing Communication
Setelah memahami bahwa digital marketing communication adalah bentuk komunikasi brand melalui media digital, kamu juga perlu mengetahui berbagai manfaat yang bisa diperoleh ketika strategi ini dijalankan dengan benar.
Manfaat-manfaat tersebut memberi gambaran mengapa semakin banyak bisnis modern memilih memanfaatkan jalur komunikasi digital untuk memperkuat hubungan dengan audiens dan mencapai sasaran pemasaran mereka.
Berbagai keuntungan ini berpengaruh pada banyak aspek bisnis, mulai dari perluasan jangkauan audiens hingga kemampuan mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat berbasis data.
Dengan memahami manfaat-manfaat ini, kamu dapat menyusun strategi digital marketing communication yang lebih efektif karena mengetahui hasil konkret seperti apa yang dapat dicapai.
Manfaat tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan visibilitas atau konversi semata, tetapi juga bagaimana komunikasi digital mampu membangun hubungan yang lebih interaktif dan responsif antara brand dan konsumennya.
Meningkatkan Jangkauan Audiens Secara Efisien
Salah satu manfaat utama dari digital marketing communication adalah kemampuannya menjangkau audiens yang lebih luas tanpa batasan geografis.
Dibandingkan strategi pemasaran tradisional, komunikasi digital memungkinkan brand menyampaikan pesan ke target pasar yang lebih besar melalui internet dan platform online. Bahkan brand kecil pun bisa tampil di hadapan target global bila strategi komunikasinya tepat.
Selain jangkauan yang luas, saluran digital juga memungkinkan kamu menargetkan audiens secara lebih spesifik berdasarkan perilaku, minat, atau demografi mereka. Hal ini membuat pesan brand lebih tepat sasaran dan berpotensi mendapatkan respons positif dari audiens yang lebih relevan.
Menyediakan Data untuk Pengambilan Keputusan
Manfaat penting lainnya dari digital marketing communication adalah kemampuannya menyediakan data yang dapat dianalisis untuk pengambilan keputusan strategis. Berbagai tools digital seperti analitik situs web, metrik media sosial, atau laporan email marketing memberi kamu informasi nyata tentang bagaimana audiens menanggapi pesan yang disampaikan.
Dengan data ini, kamu bisa melihat apa yang bekerja dan apa yang tidak, sehingga dapat menyesuaikan strategi komunikasi untuk hasil yang lebih baik. Data-driven decision making seperti ini membuat proses perbaikan kampanye menjadi lebih cepat dan akurat dibandingkan cara tradisional yang sulit diukur.
Memperkuat Citra dan Identitas Brand
Salah satu manfaat digital marketing communication adalah perannya dalam memperkuat citra serta identitas brand di mata audiens.
Komunikasi yang konsisten lewat konten yang relevan, visual yang menarik, dan pesan yang berkesinambungan membantu audiens mengenal brand kamu lebih baik dan mengingatnya saat mereka membutuhkan produk atau layanan yang kamu tawarkan.
Selain itu, strategi komunikasi digital yang terencana membantu brand mempertahankan pesan yang seragam di berbagai saluran. Hal ini membuat audiens merasa familiar, percaya, dan cenderung memilih brand kamu dibandingkan kompetitor karena citra yang kuat telah tertanam dalam pikiran mereka.
Mempercepat Feedback Loop dari Konsumen
Manfaat lain dari digital marketing communication adalah mempercepat proses pengumpulan respons dari audiens atau pelanggan. Saluran digital seperti media sosial, komentar blog, atau email memungkinkan audiens memberikan feedback secara langsung.
Hal ini membuat kamu lebih cepat mengetahui bagaimana audiens merespon pesan atau kampanye yang kamu jalankan.
Feedback yang cepat ini sangat berharga karena membantu kamu melakukan perbaikan atau penyesuaian pada strategi lebih cepat, meningkatkan efektivitas komunikasi brand.
Percepatan umpan balik juga memungkinkan kamu membangun hubungan yang lebih erat dan responsif kepada audiens.
Contoh Penerapan Digital Marketing Communication

Jika kamu sudah memahami bahwa digital marketing communication adalah strategi komunikasi brand melalui berbagai saluran digital, langkah berikutnya adalah melihat bagaimana konsep tersebut diwujudkan dalam praktik nyata.
Beragam contoh ini memperlihatkan bagaimana suatu kampanye dapat digunakan untuk menyampaikan pesan, memengaruhi perilaku audiens, dan mencapai tujuan bisnis seperti meningkatkan awareness, mendorong engagement, hingga menghasilkan konversi. Pelaksanaannya sering melibatkan perpaduan beberapa kanal digital demi mendapatkan hasil terbaik.
Kumpulan contoh penerapan ini bisa menjadi referensi saat kamu membangun kampanye komunikasi digital untuk brand kamu sendiri. Setiap contoh menghadirkan pendekatan yang berbeda namun tetap saling berkaitan, sehingga dapat kamu sesuaikan dengan tujuan pemasaran, karakter audiens, serta sumber daya yang tersedia.
Kampanye Media Sosial dengan CTA yang Kuat
Salah satu contoh penerapan digital marketing communication adalah kampanye media sosial yang didesain dengan call to action (CTA) yang kuat.
Kampanye semacam ini sering melakukan ajakan langsung seperti “klik untuk tahu lebih”, “ikuti giveaway”, atau “bagikan pengalamanmu” di posting atau reels. Penerapan CTA yang jelas membantu audiens melakukan tindakan setelah melihat konten.
Kampanye media sosial yang efektif biasanya menggabungkan pesan visual yang menarik, teks yang memotivasi, dan CTA yang relevan dengan tujuan kampanye, misalnya meningkatkan likes, komentar, atau kunjungan ke halaman tertentu.
Brand yang menggunakan pendekatan ini sering mendapatkan keterlibatan tinggi karena audiens merasa terlibat aktif dalam percakapan digital.
Email Newsletter untuk Konversi & Retensi
Contoh lain dari digital marketing communication adalah penggunaan email newsletter untuk mengarahkan audiens ke tindakan tertentu, entah itu pembelian, pendaftaran layanan, atau kunjungan kembali ke situs web.
Email newsletter yang baik menyampaikan konten bernilai seperti promosi, tips, maupun konten edukatif, lalu mengajak audiens bertindak melalui CTA yang jelas.
Penerapan ini sangat penting karena email adalah salah satu saluran komunikasi digital yang paling personal. Newsletter bisa membantu mempertahankan pelanggan lama (retention) sekaligus mendorong konversi dari pembaca yang baru mengenal brand kamu.
Contoh kampanye email yang sukses sering memadukan personalisasi, segmentasi audiens, serta desain yang menarik untuk mendorong engagement yang tinggi.
Content Marketing melalui Blog dan Landing Page
Digital marketing communication adalah strategi yang juga sering diterapkan lewat content marketing seperti artikel blog dan landing page.
Blog adalah media yang efektif untuk menjawab pertanyaan audiens, memberikan informasi mendalam, sekaligus meningkatkan visibilitas brand di mesin pencari. Landing page digunakan untuk fokus pada satu pesan atau tawaran tertentu, misalnya unduhan konten gratis atau registrasi event.
Penerapan ini membantu mengedukasi audiens dan membimbing mereka menuju tindakan seperti membaca lebih banyak artikel, mengisi formulir, atau mendaftar newsletter. Konten yang relevan juga memperkuat kredibilitas brand dan membuat audiens merasa lebih percaya sebelum mengambil keputusan.
Video Marketing untuk Pesan Emosional & Engagement Tinggi
Video marketing merupakan salah satu contoh dari digital marketing communication. Cara yang sangat efektif untuk menciptakan pesan emosional serta meningkatkan engagement. Video sering digunakan di platform seperti YouTube, Instagram Reels, atau TikTok untuk menyampaikan pesan brand secara visual dan naratif.
Dengan visual, suara, dan cerita yang kuat, video dapat menarik perhatian audiens lebih cepat dibanding konten teks saja. Ini membantu brand mengkomunikasikan pesan yang kompleks secara sederhana dan mengesankan.
Branding lewat video juga cenderung menghasilkan engagement tinggi karena audiens bisa lebih mudah terhubung secara emosional dengan konten yang mereka tonton.
Kesimpulan
Secara garis besar, komunikasi berbasis digital memiliki peranan besar dalam membentuk kedekatan antara brand dan audiensnya.
Dari mulai memahami konsep fundamental, membedakan pendekatan strategis, mengidentifikasi elemen-elemen penting, menentukan tujuan komunikasi, memilih kanal yang tepat, hingga melihat contoh penerapan seperti kampanye media sosial, newsletter email, artikel blog, halaman landing, dan konten video.
Setiap bagian tersebut saling melengkapi untuk menghasilkan komunikasi yang lebih fokus, terukur, relevan, dan mampu membantu brand berkembang, dikenal luas, membangun kepercayaan, serta mendorong audiens mengambil tindakan yang diharapkan dengan lebih efektif.
Apabila kamu memerlukan jasa digital marketing yang dapat merancang, mengoptimalkan, dan mengeksekusi strategi komunikasi digital secara profesional, berkolaborasi dengan DCLIQ sebagai digital marketing agency merupakan pilihan yang tepat untuk membawa brand kamu naik ke level berikutnya.
Mulai Transformasi Bisnis Anda
Bersama DCLIQ Digital Marketing Agency
Hubungi Kami Sekarang.
Hubungi Kami